Dinas PUPR Tobasa Targetkan Ruas Jalan Kabupaten Berstatus Mantap

Dinas PUPR Tobasa Targetkan Ruas Jalan Kabupaten Berstatus Mantap

Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) menargetkan ruas  jalan kabupaten, akan dikerjakan dengan status mantap.

Kepala Dinas PUPR Bresman Simangunsong, baru-baru ini, sebanyak 149 ruas jalan yang ada di Kabupaten Toba Samosir menjadi tanggung jawab  Dinas PUPR. Sementara, dari tahun 2016 hingga saat ini  sekitar 32% sudah selesai dikerjakan dengan status mantap.

Untuk tahun 2017 Pemkab Tobasa melalui Dinas PUPR telah selesai melaksanakan pelelangan dan telah menghasilkan 16 kegiatan  sudah selesai ditenderkan serta 3 kegiatan belum siap tender yang sumber anggarannya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 80 milliar. Seluruh kegiatan tersebut, saat ini sedang berjalan.

,” ucap Kabid Jalan Bernat Siagian .

Dalam perencanaan, anggaran tersebut digunakan untuk melanjutkan beberapa pekerjaan yang dianggap belum tuntas. “Contoh pekerjaan jalan Porsea Siregar sepanjang 12 km telah dituntaskan dengan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus,” kata Kabid Jalan Bernat Siagian.

Diakuinya, dalam proses pelaksanaan pekerjaan  di lapangan, seperti pekerjaan pelebaran jalan, masih mendapat beberapa hambatan karena masyarakat menuntut ganti rugi tanah, yang tentu hal tersebut dapat menggangu proses pelaksanaannya.

Masih ada masyarakat yang menuntut ganti rugi, sementara biaya biaya ganti rugi tidak ada ditampung. “Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat benar-benar mengerti akan keberadaan beberapa pekerjaan yang ada,  yang nantinya dapat bermanfaat  bagi masyarakat  Toba Samosir,” katanya.

Pantauan di lapangan Selasa (8/8), pekerjaan pelebaran jalan menuju kawasan Destinasi Wisata Lumban Bulbul mulai dikerjakan. Pekerjaan ini sendiri bersumber dari dana DAK TA.2017 senilai Rp1.695.950.000. yang dikerjakan oleh CV. Felix .   Salah satu warga setempat, Simangunsong, mengharapkan, pekerjaan pelebaran yang saat ini terlaksana   nantinya memiliki kualitas yang baik.

“Daerah ini merupakan ikon pariwisata, untuk itu kita berharap, pekerjaan jalan tersebut memperhatikan kualitas dan sesuai dengan yang tertulis di kontrak agar berdaya guna bagi masyarakat sekitar ataupun bagi pengunjung,” ucap Simangunsong. ( Am/rik mctobasa/toeb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.